Sepak bola Italia kini sedang berduka, terutama untuk klub Fiorentina. Kapten tim nasional Italia, Davide Astori, meninggal mendadak pada usianya yang ke-31. Astori yang baru melakoni 27 pertandingan bagi Fiorentina di musim ini.

Akun resmi Twitter Fiorentina mengkonfirmasi berita tersebut. Klub itu membenarkan bahwa sang pemain meninggal karena "sakit mendadak".

Seperti dilansir BBC, pemain bertahan tersebut menutup akhir kariernya di tim nasional Italia sebanyak 14 kali. Ia merupakan mantan pemain Cagliari sebelum akhirnya direkrut Fiorentina pada 2016. Astori telah tampil sebanyak 58 kali untuk Cagliari dan Fiorentina.

"Klub sangat terkejut mengenai meninggalnya sang kapten Davide Astori setelah mengalami sakit mendadak," ujar perwakilan dari klub Fiorentina.

Pihak klub juga mengucapkan turut berduka cita bagi keluarga dan mengajak semua orang untuk berduka cita untuk saat ini. Selain itu, kini sang istri yang 2 tahun lebih muda darinya dan juga seorang anak yang masih kecil harus hidup tanpa sosok suami juga ayah bagi keluarga mereka.

Davide Astori merupakan pemain jebolan akademi AC Milan, sebelum akhirnya bergabung dengan Cagliari pada 2008. Ia menghabiskan 8 tahun bersama dengan Cagliari dan dipinjamkan kepada Roma. Kepindahannya yang terakhir adalah ke Fiorentina.

Ucapan duka cita untuk Davide Astori



Kabar meninggalnya pemain bertahan Fiorentina yang sekaligus kapten klub dan juga tim nasional Italia tersebut mendapat perhatian dari pemain Liga Italia lainnya.

Adalah Gianluigi Buffon, kiper dengan sejumlah prestasi dan pengalaman di Juventus maupun Italia mengungkapkan rasa haru dan dukanya itu.

"Kamu (Davide Astori) memiliki keluarga yang kini menderita karena kepergianmu. Anak perempuanmu berhak untuk tahu bahwa ayahnya adalah seorang lelaki yang menjunjung kesempurnaan," ujar Buffon.

Ia menjelaskan bahwa Astori merupakan seorang dengan sifat kepribadian yang jarang ditemukan di masa sekarang. Ia dianggap pemain yang "melampaui dunia", dan memiliki sifat altruisme (rela berkorban demi kebahagiaan orang lain), elegan, beredukasi, serta menghargai orang lain. "Hanya Astori yang bisa melakukan itu semua," kata Buffon.

"Kamu adalah salah satu figur terbaik sepak bola yang pernah ada," ujar kiper asal klub Juventus tersebut menambahkan.

Selain Buffon, ucapan belasungkawa juga datang dari mantan manajer Fiorentina, Roberto Mancini. Mancini mengatakan bahwa ia mengambil pelajaran berharga dari sebuah penderitaan, sakit yang dialami Davide Astori.

Duka cita dari AC Milan

Mantan akademi tempat Astori meniti kariernya, AC Milan, tak lupa memuat ucapan belasungkawanya. Mereka mengenang Astori sebagai seorang pemain yang sangat mencintai permainan sepak bola dan tumbuh-kembang bersama AC Milan. Manajemen AC Milan kaget mendengar meninggalnya Astori yang sekaligus kabar sedih dan mantan klubnya juga mengucapkan rasa yang terdalam atas kepergian Astori bagi keluarga juga Fiorentina.



Selain itu, Clarence Seedorf, mantan pemain AC Milan turut mengungkapkan kesedihannya. Seedorf yang merupakan pemain tengah sekaligus legenda dari klub AC Milan itu mengatakan bahwa kehidupan sangatlah berharga, dan kita yang masih hidup patut menikmati setiap harinya.

"Saya turut berduka cita dengan setulus-tulusnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Saya juga berterima kasih kepada Davide yang telah menjadi lawan yang profesional di lapangan dan semua yang telah kamu lakukan untuk sepak bola. Beristirahatlah dengan tenang," ucap Sedorf.

Rasa kehilangan ini juga diungkapkan oleh legenda Italia lainnya yakni Andrea Pirlo yang ditulis pada akun Twitter pribadinya. Ia mengaku tidak bisa berkata apa-apa, selain kehidupan selalu memilih orang-orang terbaik pergi lebih dulu. Hal serupa pun diungkapkan oleh Paulo Dybala pada akun Twitter resminya.